Batu Menangis

Suatu hari sang ibu dan anaknya pergi ke desa untuk belanja. Namun, di perjalanan banyak orang bertanya siapa yang berjalan di belakangnya. Pertama, anaknya menjawab bahwa ibunya itu adalah pembantunya. Kedua ia menjawab ibunya itu adalah budaknya. Hal ini dilakukan secara berulang-ulang oleh sang anak.

Hal itu, membuat sang ibu tak tahan mendengar jawaban sang anak sehingga ia berdoa supaya anaknya dihukum. Anaknya kemudian berubah menjadi batu hingga sampai setengah badan terkena kutukan. Anaknya meminta ampun kepada sang ibu. Namun, ia akhirnya berubah menjadi batu menangis.